← Catatan Pumi

Cebi Bertanya: Kapan Kakiku Tumbuh?

Ekor menghilang, insang berganti paru-paru, kaki muncul satu per satu. Cebi menceritakan perjalanan kecebong menjadi katak.

Hai, ini Cebi! Setiap pagi aku mengecek bayanganku di air, siapa tahu kakiku sudah tumbuh. Belum, sih. Tapi aku sudah tahu urutannya, dan aku mau pamer ke kamu. 🐸

Perjalanan kecebong, langkah demi langkah

  1. Telur. Katak bertelur di air, terbungkus lendir bening seperti jeli. Bisa ratusan sampai ribuan butir sekaligus!
  2. Kecebong. Aku menetas dengan ekor untuk berenang dan insang untuk bernapas di air. Makananku kebanyakan lumut dan ganggang.
  3. Kaki belakang muncul duluan. Baru kemudian kaki depan menyusul.
  4. Ekor menyusut. Ekornya tidak putus, tapi diserap tubuh pelan-pelan dan dipakai sebagai cadangan tenaga.
  5. Insang berganti paru-paru. Mulutku melebar, ususku memendek, dan menuku berubah dari tumbuhan jadi serangga.
  6. Katak kecil! Siap melompat ke darat. 🌿

Perubahan besar ini namanya metamorfosis, dan pemicunya adalah hormon tiroid. Lamanya berbeda-beda: ada jenis yang cuma beberapa minggu, ada juga yang sampai bertahun-tahun.

Lho, Pumi kok tidak berubah?

Axolotl sebenarnya juga keluarga amfibi, tapi ia tetap berwujud “bayi” seumur hidup: insangnya tetap ada dan ia tinggal di air terus. Itu karena sinyal hormon pemicu metamorfosisnya tidak bekerja seperti pada kebanyakan amfibi. Ceritanya ada di Axolotl Itu “Awet Muda”.

Jadi suatu hari aku akan jadi katak, sedangkan Pumi tetap Pumi. Kami tetap berteman, kok! 💚

Pelan-pelan tidak apa-apa. Kaki pun tumbuh satu per satu.

Kotak saran Pumi

Saran, kritik, ide, atau laporan error, semuanya kami baca. Terima kasih sudah membantu Pumiland jadi lebih baik!

Jenis masukan