← Catatan Pumi

Dari Coretan ke Stiker: Perjalanan Satu Pose Pumi

Sketsa kasar, garis rapi, warna, lalu potongan transparan. Intip lima tahap sebelum sebuah stiker sampai di Pumimart.

Setiap stiker Pumi yang kamu lihat di Pumimart dimulai dari coretan sederhana. Ini perjalanan singkatnya.

1. Ide dan sketsa kasar

Semuanya dimulai dari pertanyaan: “Bagaimana kalau Pumi…?” Bagaimana kalau Pumi ketiduran di atas buku? Bagaimana kalau Pumi kaget melihat bayangannya? Ide itu dicoret cepat-cepat, kadang belasan versi, sampai ketemu pose yang paling “Pumi banget”.

2. Garis yang rapi

Sketsa terbaik digambar ulang dengan garis yang bersih. Di tahap ini, proporsi dicek supaya Pumi tetap terlihat seperti Pumi: kepala bulat besar, enam insang kelopak, pipi merona, dan ekor yang lembut.

3. Warna dan cahaya

Warna diambil dari palet resmi Pumiland supaya semua stiker terlihat satu keluarga. Lalu ditambahkan bayangan lembut dan titik kilau kecil yang bikin Pumi terlihat “kenyal”.

4. Dipotong jadi transparan

Latar belakangnya dihapus dengan rapi sampai ke tepi garis, lalu disimpan sebagai PNG transparan resolusi tinggi. Setiap stiker dicek di atas latar terang dan gelap, supaya tidak ada sisa piksel atau tepi yang kasar.

5. Uji coba sungguhan

Sebelum terbit, stiker dicoba dipakai: ditempel di planner digital, dikecilkan seukuran stiker chat, dan dilihat apakah ekspresinya masih jelas. Kalau di ukuran kecil ekspresinya hilang, gambarnya diperbaiki lagi.

Dari satu ide sampai siap dipakai, satu pose bisa melewati banyak revisi. Tapi melihat stiker itu menempel di jurnal seseorang? Semuanya terbayar. 💕

Kotak saran Pumi

Saran, kritik, ide, atau laporan error, semuanya kami baca. Terima kasih sudah membantu Pumiland jadi lebih baik!

Jenis masukan