Mangrove, Benteng Hijau di Tepi Pantai
Pohon yang betah di air asin, akarnya bisa “bernapas”, dan rumah bagi sepupu-sepupu Kori. Yuk kenalan dengan hutan mangrove.
Halo, aku Kori! Kali ini aku tidak membawa kerang atau kaca laut. Aku mau mengajakmu ke tempat favoritku di dekat pantai: hutan mangrove. 🦀
Pohon yang betah di air asin
Kebanyakan pohon layu kalau kena air laut. Mangrove justru tumbuh di lumpur pantai yang terendam saat pasang dan kering lagi saat surut. Triknya keren-keren:
- Akar tunjang milik pohon bakau mencuat dari batang seperti kaki-kaki penyangga, supaya pohon tetap kokoh di lumpur yang lembek.
- Akar napas milik pohon api-api menyembul tegak dari lumpur seperti pensil, gunanya mengambil udara.
- Beberapa jenis bisa membuang garam lewat daunnya. Coba jilat daunnya… eh, jangan deh, asin!
- Biji bakau sudah berkecambah selagi masih di pohon, lalu jatuh dan menancap di lumpur, atau hanyut terbawa air sampai menemukan tempat baru.
Kenapa mangrove penting?
- Meredam ombak dan mencegah abrasi. Akarnya yang rapat menahan tanah pantai supaya tidak tergerus air laut.
- Tempat tumbuh bayi ikan, udang, dan kepiting. Sepupuku, si kepiting biola dengan satu capit raksasa, tinggal di sini!
- Penyimpan karbon jagoan. Mangrove menyimpan karbon jauh lebih banyak per hektare dibanding banyak hutan di daratan, sebagian besar tersimpan di lumpur di bawahnya.
- Penyaring alami. Lumpur dan akarnya ikut menyaring kotoran sebelum air sampai ke laut.
Indonesia juaranya
Indonesia punya hutan mangrove terluas di dunia, kira-kira seperlima dari seluruh mangrove di bumi. Tapi sebagian sudah hilang karena dibuka jadi tambak, ditebang, atau tertimbun sampah.
Yang bisa kamu lakukan
- Jangan buang sampah di pantai atau sungai. Plastik sering tersangkut di akar mangrove.
- Ikut menanam mangrove lewat kegiatan komunitas atau wisata mangrove di kotamu.
- Saat berkunjung, lewat jembatan kayu dan jangan mematahkan akar atau mengambil bibitnya.
Setiap tanggal 26 Juli diperingati sebagai Hari Mangrove Sedunia. 🌱
Jalanku memang menyamping, tapi aku selalu tahu jalan pulang. Dan rumahku ada di antara akar-akar mangrove. Tolong jaga, ya!